Mengapa anda tidak bahagia

Kata yang sangat singkat tapi banyak yang belum bisa menyadari bahwa dirinya dulu selalu merasakannya sebelum kesedihan melandanya.

Begitu lah manusia selalu berfokus pada kesedihan dan bahkan kebanyakan manusia terlarut dalam kesedihan yang di alaminya saat itu, bukan tidak boleh untuk bersedih justru itu menjadi sifat alami manusia yang tidak bisa di rubah, tapi yang menjadi permasalahannya adalah kebanyakan manusia terlalu fokus dengan kesedihannya sampai lupa kalau dirinya perlu bahagia untuk menyampingkan kesedihannya tersebut.

sekarang bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan itu kembali ?

Hal yang pertamakali harus dilakukan adalah belajar menerima keadaan yang sudah terjadi, dengan begitu, kita secara tidak langsung mendatangkan ketenangan walapun belum bahagia sepenuhnya tapi setidaknya kesedihan yang di rasakan berkurang dan hati menjadi lebih tenang.

Yang kedua, arahkan kesedihan itu ke arah yang lebih positif dan produktif karena, kesedihan itu bisa menjadi bahan bakar yang besar apabila di arahkan kepada tempat yang benar. Bisa di katakan, emosional kesedihan itu seperti api yang menyala kalau tidak di manfaatkan dengan baik api itu bisa menghanguskan segala hal yang ada di sekitarnya, sungguh sayang taman yang sudah cukup indah di rawat dengan penuh kasih sayang dan sepenuh hati hilang dengan sia-sia karena sepercik api (kesedihan) yang menyala di tengah tengahnya, api bukannya menghangatkan dan menambah keindahan taman malah menghanguskan dan menghancurkan.

Setelah kedua hal tadi berjalan dengan baik, barulah masuk tahap ketiga yaitu BAHAGIA, tampak seperti mudah tapi sejatinya sulit untuk di lakukan.

"Berbahagia lah dengan apa yang terjadi, karena dengan bahagia bisa menjadi bentuk syukur dan kepercayaan kepada tuhan terhadap kemampuan yang diberikanNya untuk melalui kesedihan itu, dan kebahagiaan akan mendatangkan segala bentuk kebaikan yang akan memperbaiki semuanya bahkan menambah keindahan di dalamnya"

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama